Selasa, 25 November 2014

Rabu, 25 September 2013

Forum ICITY Sebagai Wadah Untuk Memupuk Semangat Dari Kearifan Lokal dan Mengembangkan Industri Kreatif...

Yup...

Sudah lama saya tidak pernah lagi menulis di blog pribadi saya ini... Kesibukan sehari-hari yang saya jalani membuat saya tak lagi memiliki waktu luang untuk meng-update blog ini... Samapi akhirnya pada suatu hari saya membaca sebuah thread di Forum ICITY yang berjudul #ICITY1stAnniversary: ICITY Blog Competition...


Badge Forum ICITY.jpg

Keinginan untuk menulis kembali di blog pribadi saya timbul kembali... Apalagi ada beberapa tema yang dapat di pilih... Dan akhirnya saya memilih salah satu diantaranya...

Indosat sebagai salah satu penyedia layanan seluler di Indonesia memiliki keinginan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui keterlibatan komunitas... Untuk itulah bekerja sama dengan Lithium membentuk Forum ICTY ini... 

Pada awalnya Forum ini diuji cobakan kepada beberapa anggota komunitas-komunitas yang ada di Indosat secara terbatas... Penulis sendiri sudah bergabung sejak 05 Juli 2012... Jauh sebelum Forum ini diperkenalkan secara resmi pada tanggal 12 September 2012... Yang pada saat itu masih bernama Forum Ngobrol Bareng...

Forum ICITY ini merupakan sebuah platform yang terintergrasi untuk mendukung pelayanan pelanggan Indosat... Komunitas-komunitas pelanggan dengan minat khusus yang berbeda misalnya penggemar klub sepakbola Barcelona, pengguna smartphone android, pengguna smartphone blackberry, klub pengguna mobil ERTIGA dan lain sebagainya dapat saling bertukar ide-ide dan solusi untuk pertanyaan yang paling sering ditanyakan dari perangkat yang digunakan dan solusi terhadap sebuah permasalahan dalam penggunaannya...

Dibentuknya sebuah divisi manajemen komunitas yang berdedikasi untuk memimpin dan memfasilitasi transformasi merek dagang dan dukungan yang fokus melalui Crowdsourcing dan Crouwdsolution...  Membuat Forum ICITY sampai sejauh ini telah memiliki lebih dari 7.700 anggota, 40.700 posting, lebih dari 2,1 juta tampilan halaman dan 640 pertanyaan yang telah menerima resolusi atau jawaban dari para anggota komunitas... 

Selain hal tersebut Forum ICITY juga terintegritas dengan 3 buah Facebook Apps Indosat dan akun Twitter-nya... Promosi melalui livetweet #GakGaptek dan #ForumICITY memberikan 1.998.479 tayangan untuk 399.649 akun Twitter, yang konten-nya terkait dengan Forum ICITY...

Sebagai suatu wadah Solusi Komunitas yang dapat dikatakan sangat berhasil, Forum ICITY juga memiliki kelebihan lainnya yang kadang tidak kita sadari... Salah satunya adalah Forum ICITY ini dapat juga merupakan wadah untuk memupuk semangat dari kearifan lokal yang kita miliki...

Forum Lounge dan Kenalan Yuk! dapat mencerminkan Silaturahmi dan sifat Ramah-Tamah yang merupakan salah satu dari kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia... Dikedua threads tersebut para anggota Forum ICITY dapat saling mengenal agar menjadi lebih akrab lagi... Yang pada akhirnya sangat bermanfaat untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman dan masukan terutama dalam mengisi 2 (dua) buah threads dibawah ini...

Bank Solusi Komunitas dan Forum Feedback dapat mencerminkan semangat Gotong Royong yang juga merupakan salah satu dari kearifan lokal yang dapat kita implementasikan dengan bergabung di Forum ICITY ini...

Karena alasan tersebut diataslah, maka saya memberikan judul "FORUM ICITY Sebagai Wadah Untuk Memupuk Semangat Dari Kearifan Lokal"... Kita dapat ber-silaturahmi dan menunjukan sifat Ramah-Tamah serta semangat Gotong Royong dalam suatu wadah yang menyenangkan... Ketiga hal tersebut yang merupakan Semangat Dari Kearifan Lokal dapat tercipta dan semakin tertanam dalam jiwa... 

Sedangkan phrase berikutnya dari judul diatas "dan Mengembangkan Industri Kreatif..." dapat saya ambilkan contoh dari sebuah threads yang berjudul "ajar Buat Aplikasi BlackBerry Dalam 10 Menit dan Tanpa Perlu Koding !"... Berdasarkan postingan dari seorang anggota Forum ICITY tersebut saya mencoba untuk menampilkan blog pribadi saya ini pada Blackberry Z10 yang saya miliki...

Saya mencoba mengikuti petunjuk dari threads tersebut untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat berjalan pada Blackberry Z10... Dan ternyata berhasil... Jika ada yang berkenan aplikasi buatan saya tersebut dapat diunduh dari appWorld Blackberry...

Gambar-gambar dibawah ini, menunjukan proses pembuatan aplikasi "Menuju Negeri Impian..."...

Memerlukan 2 kali revisi agar dapat disetujui untuk dapat ditampilkan di appWorld Blackberry seperti terlihat pada gambar dibawah ini :



Setelah melalui 2 kali revisi, akhirnya aplikasi yang saya buat dapat ditampilkan di appWorld Blackberry...



Setelah disetujui, tentunya aplikasi saya tersebut dapat di "Search" di appWorld Blackberry dan didownload tentunya...





Beginilah tampilannya setelah didownload pada Blackberry Z10...









Yup...

Membuat sebuah aplikasi dan mendaftarkannya ke appWorld Blackberry, kemudian mendownload dan menginstall pada sebuah Blackberry Z10 sudah dapat saya lakukan hanya dengan bergabung dii Forum yang luar biasa ini...

Bayangan akan kemajuan Industri Kreatif di negeri kita akan dapat berkembang dengan baik, jika setiap anggota mau berbagi ilmu dan pengalamannya... Yang semuanya dapat terwadahi dengan baik dalam Forum ICITY...

Dan saya anjurkan pula kepada semua pembaca blog saya ini, untuk dapat ikut bergabung ke dalam Forum ICITY... 


[Statistics: Pages: 7, Words count : 688, Characters (no spaces) : 4.385, Characters (with spaces) : 5,066}


Selasa, 26 Februari 2013

Gadget Impian yang Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Indonesia...

Yup...

Keinginan untuk memiliki sebuah Blackberry 10 Z10, berawal dari beberapa waktu yang lalu diakhir bulan Mei 2012... Sebuah email dari milis para pengguna Blackberry memberitakan bahwa pendaftaran untuk acara "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta" sudah dibuka dan tersedia untuk 150 orang peserta... Setelah membaca email tersebut, penulis langsung menuju situs yang ditunjukan didalam email tersebut... Tetapi ternyata pendaftaran sudah ditutup, karena sudah memenuhi kuota untuk 150 orang peserta... 

Tetapi kekecewaan penulis rupanya tidak berlangsung lama... Beberapa hari kemudian, sebuah email dari milis yang sama memberitahukan bahwa pendafataran untuk acara tersebut dibuka kembali... Karena pihak Research In Motion (RIM) menambahkan kuota peserta menjadi 300 orang... Langsung penulis mendaftarkan diri... Beberapa hari kemudain, sebuah email konfirmasi pendaftaran penulis terima...

Masih beberapa minggu lagi acara yang rencananya pada waktu itu akan dilaksanakan pada tanggal 10 July 2012... Dalam masa-masa penantian tersebut, penulis banyak membaca mengenai "bocoran-bocoran" baik yang resmi maupun tidak resmi mengenai Blackberry 10... Semakin banyak materi yang penulis baca, semakin membuncah keinginan untuk memiliki Blackberry 10...

Akhirnya... Saat yang dinanti-nantikan tiba juga... Selasa, 10 Juli 2012 tepat pukul 07:30 setengah jam sebelum registrasi ulang peserta dimulai, penulis sudah sampai di lokasi tempat berlangsungnya acara "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta" yaitu JW Marriot Hotel, Mega Kuningan...

Setelah melakukan registrasi ulang dan mendapatkan 'name-tag' sambil menunggu selesainya proses registrasi ulang dari 300 orang peserta... 'Light Breakfast' tersedia untuk dinikmati seluruh peserta yang hadir... Selama menikmati hidangan sarapan pagi tersebut, penulis mengamati banyak pengembang aplikasi mobile hadir diacara tersebut... Baik dari IDBerry maupun dari BBDevID, yang wajah-wajahnya sangat penulis kenali karena ketenarannya... Tetapi tentu saja mereka tidak mengenal penulis... Bahkan beberapa kelompok komunitas startup regional... Seperti Fowab dari Bandung, Bancakan dari Yogyakarta, Rotifresh dari Semarang dan Stasion dari Malang juga terlihat hadir diantara peserta...


Dari komunitas pengembang aplikasi mobile seperti IDBerry dan BBDevID dan komunitas stratup regional seperti FowabBancakanRotifresh dan Stasion-lah kita banyak berharap akan semakin majunya Industri Kreatif Indonesia...

Acara diawali dengan 'opening welcome address' yang disampaikan oleh Mr. Hasting Singh, yang merupakan Managing Director untuk South Asia dari RIM... Dilanjutkan dengan sambutan singkat dari wakil Menkominfo bapak Djoko Agung...

Acara kemudian berlanjut dengan penayangan video yang menampilkan Alec Saunders, Martyn Mallick, dan Chris Smith menyanyikan "Waiting Is the Hardest Part" yang tentu saja terjemahan ke bahasa Indonesia dari lirik lagu juga terlihat dilayar.. Ditengah penayangan video tersebut Alec Saunders naik keatas panggung dan melakukan hal yang paling ia sukai : menghancurkan mitos-mitos negatif tentang Blackberry 10... Aura kegembiaraan terasa semakin meningkat...

Acara dilanjutkan oleh Sarim Aziz, Team Lead of Developer Relations untuk Asia Pacific, berbicara tentang pengalaman yang akan didapatkan oleh pengguna bersama BlackBerry 10... Dia menjelaskan tentang pengalaman sinematik dan penekanan saat-saat yang mempesona dalam 'Application Flow'  dari BlackBerry 10...

Setelah itu, acara yang paling ditunggu-tunggu oleh para pengembang aplikasi mobile ditampilkan... Mulai dari kemudahan pembuatan aplikasi menggunakan Cascade dan HTML 5 yang merupakan metoda pengembangan aplikasi secara cross-platform dengan menggunakan framework dari bbUI...

Dengan banyaknya kemudahan yang didapat oleh para pengambang aplikasii mobile, maka semakian yakin penulis bahwa Industri Kreatif Indonesia akan semakin berkembang... Demo dan presentasi yang disampaikan oleh pengembang aplikasi mobile dari luar dan dalam negeri, silih berganti ditampilkan di atas panggung utama "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta"... Bahkan seorang pengembang aplikassi mobile dari "Tanoshii Studio", Oscar Kurniawan menampilkan sebuah aplikasi yang di porting dari sebuah aplikasi yang berjalan di Symbian S60 menjadi sebuah aplikasi yang dapat berjalan di Blackberry 10... Aplikasi game Room of Disaster menjadi sangat mudah dan hanya memerlukan sedikit waktu untuk di porting agar dapat berjalan di Blackberry 10, karena adanya dukungan bahasa pemrograman Qt dan C++...

Acara "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta" diakhiri dengan pembagian gadget Blackberry 10 Dev Alpha bagi para peserta yang pada sudut kiri bawah 'name-tag'-nya tercetak huruf "Q"... Dan Alhamdulillah, penulis merupakan salah seorang peserta yang berhak untuk menerimanya...

Sejalan dengan perjalanan waktu, semakin banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat oleh para pengembang aplikasi mobile dari Indonesia tersedia di Blackberry World... Dan tetap harus semakin banyak dari waktu ke waktu tentunya, agar Industri Kreatif Indonesia menjadi semakin maju dan berkembang... 

Gadget Blackberry 10 Dev Alpha yang penulis dapatkan merupakan versi yang hanya dapat digunakan untuk membantu dalam pengembangan sebuah aplikasi mobile...  Hanya ada tiga buah aplikasi yang terinstall yang dapat digunakan yaitu sebuah browser HTML 5, aplikasi Blackberry World dan aplikasi kamera... Seiring berjalannya waktu, pihak RIM memberikan Software Upgrade terhadap Blackberry  10 Dev Alpha tersebut... Sampai upgrade yang terakhir yang dapat dikatakan mendekati sempurna... Antara lain adalah sudah berfungsinya fitur Blackberry Hub, fitur untuk menelpon dan fitur untuk mengirim SMS... 

Bersamaan dengan hal tersebut semakin terpatri keinginan pada diri penulis untuk memiliki gadget impian ini, yaitu Blackberry 10... Fitur-fitur andalan yang sangat penulis sukai adalah : 
  1. Blackberry Hub
  2. Tidak memerlukan BIS/BES, cukup koneksi data saja
  3. Blackberry Keyboard
  4. Blackberry Remember yang terintegrasi dengan aplikasi Evernote
  5. Web Browser yang cepat dan mendukung HTML 5
  6. Application Manager/Active thumbnails di home-screen
  7. Document To Go yang terintegrasii (tidak perlu membeli lagi) dan Print To Go
  8. Resolusi layar yang tinggi
  9. HDMI out, MicroSD slot dan kapasitas baterei yang besar dan dapat dilepas
  10. Blackberry Protect
Menjelang peluncuran Blackberry 10 di Indonesia, Indosat sebagai penyedia jasa layanan selular terbesar di Indonesia juga turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan Industri Kreatif Indonesia... Diantaranya melalui lomba penulisan Blog, lomba pembuatan video dan pembuatan themes untuk Blackberry 10 yang ditujukan kepada para pengembang aplikasi mobile...

Semoga langkah-langkah yang dilakukan oleh Indosat bekerja sama dengan komunitas pengembang aplikasi mobile terutama IDBerry terus akan berlanjut... Sehingga Industri Kreatif Indonesia akan semakin berkembang dan maju... Yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia...










Rabu, 04 Maret 2009

Industri Kreatif di Indonesia...

Jarum jam menunjukkan pukul 16 lebih 23 menit, dan saya sudah menghabiskan Djarum Black yang ketiga. Tetapi saya masih belum bisa memutuskan, untuk datang ke pertemuan Fresh di Salihara atau Mobile Monday di Belaggio. Kedua acara ini sangat menarik minat saya, keduanyan selalu membahas Industri Kreatif dengan cara yang sangat memikat. Tetapi sayangnya pada bulan Februari 2009 ini diadakan pada saat yang bersamaan, di tempat yang berbeda.

Akhirnya jam pulang kantorpun tiba, dan saya memutuskan untuk datang ke pertemuan Mobile Monday. Dengan alasan, ada seorang pembicara dari TELKOM Bandung dan sebagai pekerja di sbuah perusahaan yang tergabung dengan TELKOM Group tentu saya tidak akan melewatkan kesempatan untuk berjumpa dengan beliau.

Rabu, 18 Februari 2009

Keramah-tamahan rakyat menyambut orang Rohingya...

Seorang kepala keluarga Rohingya yang berasal dari Myanmar dan Bangladesh menuturkan, suku Rohingya hanya boleh menjadi petani, nelayan, atau penebang kayu di hutan. Selain itu mereka boleh menjadi guru bagi sesama sukunya saja. Untuk itupun mereka dilarang sekolah ke tingkatan yang tinggi. Padahal dia harus membiayai keluarganya yang terdiri dari istri dan ketiga anaknya. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk bekerja ke Thailand. Di Thailand dia menjadi seorang pekerja kasar di sebuah pabrik roti.

Tetapi hal itu hanya dapat bertahan selama 3 bulan, akhirnya dia ditangkap oleh aparat Thailand. Mereka yang tertangkap, dipukul dan disiksa oleh aparat Thailand. Yang bekas-bekasnya masih terlihat jelas ditubuh mereka hingga saat ini. Banyak cerita-cerita lainnya yang sangat mengerikan mereka terima selama ditahan di sebuah pulau di perairan Andaman.

Pada November 2008, pemerintah Thailand memutuskan untuk mengusir mereka dari pulau tersebut. Aparat Thailand menyiapkan 9 buah perahu tanpa mesin. Mereka dipaksa berjejalan masuk kedalam perahu. Sebuah perahu dapat terisi sampai 200 orang, membuat semuanya menjadi kurang leluasa karena terlalu berdesak-desakan. Untuk berdiripun mereka harus bergantian. Perahu-perahu tersebut kemudian diikat berjejer satu sama lain. Dalam satu ikatan ada yang mencapai 4 perahu. Setelah perahu-perahu tersebut terikat, mereka di tarik dengan sebuah kapal ke tangah laut, untuk kemudian dilepaskan di tengah laut yang luas. Perhau-perahu tersebut di tarik selama 3 hari ke tengah laut. Berlayar sejauh mungkin dari wilayah Thailand dan membiarkan orang-orang Rohingya menjadi masalah buat negara-negara lain tempat mereka terdampar. Perbekalan yang mereka dapatkan hanya sedikit nasi dan satu liter air untuk setiap orang.

Beruntunglah sebagaian dari mereka terdampar di Kecamatan Idi Rayeuk, Privinsi Nangroe Aceh Darussalam. Sebagai sesama Muslim, orang-orang Rohingya percaya mereka akan diperlakukan dengan lebih manusiawi. Camat Idi Rayeuk bapak Irfan Kamal beserta seluruh warganya, menyambut orang-orang Rohingya tersebut dengan keramah-tamahan yang menjadi ciri khas negeri kita yang tercinta ini.
"Penduduk merasa iba, mereka seolah ikut mengalamai penderitaan orang Rohingya,".


Setelah terkatung-katung selama 22 hari tanpa bekal makanan dan minuman yang cukup, luka mereka bertambah parah karena mereka menderita dehidrasi. Luka itu akan bertambah parahlagi, jika pemerintah Indonesia juga memulangkan mereka kembali ke negara asalnya. Para pengungsi itu terdiam dan memelas, karena penderitaan selama 22 hari meregang nyawa di laut seolah tak berarti apa-apa. Mereka berpikir kenapa dulu manusia perahu Vietnam diberi tempat penampungan yang layak di pulau Galang dan diperhatikan UNHCR, tidak bisa mereka dapatkan sekarang.

Pemerintah Indonesia melalui Departemen Luar Negeri, menyatakan pemberian status sebagai pengungsi masih menunggu keputusan UNHCR (Kimisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi).
Padahal rakyat di Idi Rayeuk dan Camat Idi Rayeuk beserta jajaran dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idi Rayeuk telah dan masih dapat menunjukkan keramah-tamahan yang menjadi ciri khas bangsa ini kepada orang Rohingya.

Selasa, 17 Februari 2009

Mengelola Blog... Cara untuk mengasah kreatifitas...

Melanjutkan pembahasan mengenai "Indonesia Creative 2009", kali saya ingin menghimbau dan mengajak generasi muda di negeri tercinta kita ini untuk membuat dan mengelola paling tidak sebuah "Blog Pribadi". Banyak yang akan kita dapatkan dari sebuah blog, salah satunya adalah yang saya alami sendiri, yaitu kemampuan menulis yang meningkat. Itu saya rasakan sendiri sejak secara berkala menulis di blog ini. Dan saya sudah semakin berani untuk menulis sesuatu di media online, yang salah satu contohnya adalah tulisan saya disini, yang berjudul "Aura Kasmaran di hari Kasih Sayang".

Hal tersebut hanyalah salah satu contoh saja. Hal lainnya adalah, jika blog pribadi tersebut kita kelola dengan baik. Kita fokuskan kepada satu bahasan tertentu, kuliner misalnya, seperti blog seorang teman ini. Atau anda dapat juga memilih hal lain yang sesuai dengan minat dan bakat anda.

Beberapa blogger, juga sudah ada yang menerbitkan buku, dimana buku tersebut berisi tulisan-tulisan mereka yang ada di blog-nya. Merupakan suatu sumber penghasilan yang lebih bisa diharapkan, daripada menjadikan blog pribadinya untuk menampilkan iklan-iklan dan kegiatan internet marketing.

Kreatifitas juga akan terasah, jika anda mengikuti Lomba Blog / Blog Competition yang sering diadakan. Setiap lomba biasanya memiliki kriteria tersendiri yang harus anda patuhi. Hal ini secara tidak langsung akan lebih mengasah kreatifitas kita.

Salah satu lomba yang diadakan oleh salah satu penyedia layanan telekomunikasi, yaitu "StarOne Blog Contest 2009". Dalam rangka sosialisasi lomba tersebut, StarOne Semarang mengadakan road show ke kampus dan sekolah-sekolah. Untuk mengenalkan apa itu blog dan dan bagaimana membuat blog yang menarik sehingga banyak dikunjungi orang.

Kegiatan dilaksanakan dengan sosialisasi baik secara online/offline direct campaign yang langsung menyentuh target. Selain dapat dikatakan sebagai salah satu kegiatan CSR, bagi Starone ini juga akan memperkuat image layanan Internet di luar voice dan message, dengan goal tercipta brand association penyedia layanan Internet, Voice dan SMS dengan Tarif yang hemat.

Kerja bareng dengan dan AISEC UNDIP, yang pada puncaknya di gelar acara "Explore Your Mind Be a Creative Blogger" dengan Narasumber Komunitas Blogger yang terkenal Di Semarang Loenpia.net.

Workshop yang terdiri dari 2 sesi itu, diikuti oleh seluruh peserta dengan sangat antusias. Pertanyaan yang diajukan cukup bervariasi dari yang ingin membuat live streaming, bagaimana menggunakan RSS, tips membuat blog untuk toko dan bisnis, bagaimana mengupdate template blog, bagaimana menggunakan hosting dan domain sendiri sampai tips-tips untuk membangun blog dengan niche tertentu.

Tema dari sesi pertama adalah "Be A Creative Blogger" dibawakan oleh Ari, yang dilanjut oleh Bernadus Dian Adi Prasetyo dengan tema "How to Optimize Blog?"

Masih banyak lagi cara-cara untuk mengasah kreatifitas kita dengan mengelola sebuah blog. Tetapi yang sangat ingin saya serukan kepada seluruh pemuda-pemudi di negeri tercita ini adalah...
Asah terus kreatifitas kita dan semangat entrepreneur agar kita dapat berperan mengembangkan ekonomi Indonesia dalam mengurangi pengangguran di kalangan anak muda.


Karena mengacu pada data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik, jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2008 mencapai 9,43 juta orang dan 4,5 juta di antaranya adalah lulusan SMA, SMK, Program Diploma dan Universitas.

Dari jumlah itu, sekitar 1,1 juta orang adalah lulusan perguruan tinggi. Jumlah ini meningkat 54 persen dibandingkan dengan jumlah pengangguran dari lulusan perguruan tinggi pada 2007 yang mencapai 740 ribu orang. Kondisi ini disebabkan oleh terbentuknya pola pikir bahwa lulusan perguruan tinggi harus mencari kerja, bukan menciptakan kerja.

Rabu, 11 Februari 2009

Industri Kreatif untuk menambah kesempatan kerja...

Tahun 2009 ini, pemerintah mencanangkan "Indonesia Creative 2009". Dengan adanya dukungan dari pemerintah, masyarakat berharap dapat untuk mengangkat dan mengembangkan industri kreatif masyarakat dengan mengaitkan budaya dan industri di daerah dan nasional dengan memanfaatkan sumber daya lokal untuk menciptakan peluang bisnis bagi pemain (produsen), distribusi dan pasar nasional.

Pencanangan tersebut dinyatakan oleh bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada saat beliau meluncurkan Album Rekaman-nya yang kedua. Tetapi saya sangat sulit untuk mengumpulkan data-data mengenai langkah-langkah apa saja yang sudah dijalankan oleh pemerintah. Dan ternyata akan lebih mudah menemukan apa yang sudah dilaksanakan oleh rakyat untuk mensukseskan gerakan "Indonesia Creative 2009" ini.

Dari kalangan pengusaha, hal ini sudah dilakukan sejak tahun 2007. Sebagai salah satu contoh adalah "DJARUM BLACK Innovation Awards" atau lebih di kenal dengan "Blackinnovationawards". Di tahun-tahun berikutnya, giliran kalangan mahasiswa juga dijaring agar dapat berpartisipasi dalam lomba kreatifitas tahunan ini dalam "Blackinnovationawards goes to campus", yang bertema kan "Stay Creative and Be Innovative!" untuk lomba di kampus pada tahun 2008.

Contoh lainnya misalnya adalah apa yang sudah dilakukan oleh ibu Betti Alisjahbana, hanya beberapa bulan sejak beliau melepaskan jabatannya sebagai pimpinan di sebuah perusahaan multi nasional, dan membangun sebuah kelompok bisnis QB. Dengan menggunakan bendera usaha PT.QUANTUM BUSINESS INTERNATIONAL sebagai induk usaha, yang membawahi beberapa usaha kreatif lainnya, seperti qbfurniture, qbarchitects, qbyouth, dan qbheadlines. Berita mengenai beliau terpampang satu halaman penuh di harian nasional KOMPAS dengan judul "Dunia Kreatif Betti Alisjahbana". Dan beliau selalu mengajak pihak-pihak lain agar melakukan hal yang sama seperti yang beliau lakukan, melalui seminar-seminar yang secara rutin beliau adakan. Seminar QB Entrepreneurship Series yang terakhir mengusung tema “Converting Your Creative Ideas into Profitable Business”, diadakan di dua kota Jakarta dan Bandung. Dengan biaya yang terjangkau banyak orang, seminar-seminar beliau selalu dipenuhi oleh peserta yang sangat antusias.

Dalam seminar-seminarnya, beliau juga selalu membawa seseorang yang sudah sukses dalam bidangnya untuk menambah semangat para peserta agar menjadi seorang entrepreneurship. Sehingga pada akhirnya nanti akan lebih banyak lagi dari kalangan masyarakat yang dapat memberikan lapangan pekerjaan.

Kegiatan-kegiatan seperti ini perlu kita lanjutkan dan perbanyak, karena seperti yang beliau tuliskan pada undangan acara beliau, yaitu :

Untuk menjadi makmur suatu negara butuh entrepreneur paling tidak 2% dari warganya, demikian menurut David McClelland. Saat ini Indonesia masih jauh dari angka itu. Krisis ekonomi, seringkali malah menciptakan peluang bagi mereka yang kreatif.


Negeri tecinta ini berdasarkan data terakhir yang ada baru memiliki 0,8% dari warganya yang menjadi entrepreneur. Masih harus kita usahakan bersama agar angka 2% itu dapat kita capai. Kita tidak perlu menunggu... Saya yakin dengan kekuatan rakyat yang ada kita akan berhasil mencapainya.

Kita harus percaya akan hal tersebut. Coba kita lihat kembali ke masa Orde Baru, semua keberhasilan yang pernah dicapai dan mendapatkan penghargaan dari kalangan internasional adalah semua program yang digerakan oleh kekuatan rakyat. "Swasembada Pangan" dan "Keluarga Berencana" adalah contoh dari keberhasilan itu. Karena keduanya dapat berjalan berkat kekuatan rakyat sendiri, pemerintah hanya sebagai pembuat kebijakan dan fasilitator. Tetapi para petani dan masyarakat yang menjalankan program keluarga berencana yang membuatnya menjadi sukses...