Jumat, 06 Januari 2017

Industri Kreatif yang menjadikan hidup lebih hemat..

Yup.. 

Berawal dari sebuah kegiatan di Industri Kreatif yang bernama Ideabox, lahirlah sebuah layanan Voucher Diskon yang dapat memenuhi segala kebutuhan pelanggannya dengan sangat memuaskan karena memberikan semua penawaran yang terbaik. Dealoka merupakan hasil yang pertama yang lahir dari kegiatan Industri Kreatif Ideabox. Sedangkan Ideabox sendiri adalah sebuah kerjasama antara sebuah perusahaan yang bergerak dibidang layanan seluler dengan sebuah perusahaan inkubator yang berpusat di Jerman yang memiliki misi untuk mengangkat StartUp di Indonesia  melalui dana investasi tahap awal dan percepatan perkembangan dari StartUp yang berfokus pada sektor internet dan telekomunikasi.

Sedikit lebih jauh mengenai kegiatan Industri Kreatif yang bernama Ideabox seperti yang dijelaskan oleh bapak Alex Rusli :
“Ideabox is for those who are really ready to commercialize what they develop. Be not only innovative but also make money out of it. It’s good for our ecosystem – it’s good for our country” - Alex Rusli, CEO of Indosat

Dan videonya dapat dilihat disini, 


Sedangkan Dealoka sendiri adalah sebuah platform kampanye pemasaran secara seluler yang memberikan penawaran & promo untuk mengarahkan kunjungan pelanggan yang lebih sering dan banyak. Platform ini dikembangkan untuk membantu pedagang kecil meraih dan mendapatkan pelanggan yang ada di sekitar lokasi keberadaannya dan meningkatkan kunjungan ke gerai mereka. Dealoka juga dapat membantu merek besar untuk meningkatkan loyalitas para pelanggannya serta memberikan pengalaman baru bagi pelanggannya dalam belanja dengan cara yang hemat, memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pelanggan mereka melalui platform penukaran Voucher Diskon yang sederhana dan mudah digunakan.


Selain situs web, Dealoka juga memiliki aplikasi yang dapat diunduh untuk perangkat seluler dengan sistem operasi iOs maupun Android. Silakan download Dealoka dari Apps Store dan/atau Google Play. Dealoka memberikan kebebasan bagi pengguna aplikasinya untuk dapat berhemat diberbagai kebutuhan para penggunanya. Para penggunanya bisa mendapatkan Voucher Diskon, Voucher Game, Voucher E-Commerce, isi Pulsa dan Token Listrik, dan Tiket Bioskop dan pertunjukan lainnya. Yang semuanya dapat diperoleh dalam genggaman tangan penggunanya.


Dealoka memberikan berbagai keuntungan bagi konsumen: 

  1. Menyediakan kupon untuk produk dan layanan bagi pengguna berdasarkan lokasi, sehingga penawaran terdekat dari suatu produk atau layanan yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna. 
  2. Menyediakan para penggunanya cara yang mudah untuk mengklaim dan memvalidasi penawaran atau diskon pada gerai dari pedagang, 
  3. Pengguna dapat dengan mudah menelusuri penawaran yang paling menarik bagi mereka secara pribadi dengan rekomendasi dan kurasi.

Tidak hanya itu, Dealoka juga memberikan nilai tambah untuk pedagang: 

  1. Menyediakan pedagang laporan dengan analisis yang mendalam pada demografi pelanggan (lokasi, usia, kelompok, jenis kelamin, dll) tetapi juga melindungi privasi individu.
  2. Menyediakan pedagang dengan informasi tentang kampanye mereka dan seberapa baik kampanye yang mereka lakukan selama suatu periode waktu.
Dealoka adalah startup yang lahir dari ide Sidnei Budiman dan partnernya Kevin Tano. Ide awalnya adalah memberi kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh promo atau diskon sesuai dengan kebutuhan di lokasi tempatnya sedang berbelanja. Tujuannya agar mereka tidak lagi dipusingkan dengan tumpukan informasi diskon yang tidak dibutuhkan. 

Memiliki aplikasi Dealoka dalam smartphone pembeli dapat memperoleh informasi diskon sesuai lokasi tempat mereka berada dan menikmati diskon hanya dengan menunjukkan kupon diskon dari layar smartphone. Tidak perlu beli terlebih dahulu dan print kupon.

Terlihat dari semua itu, Industri Kreatif dapat membantu kita untuk hidup lebih mudah dan hemat.



Jumat, 23 Oktober 2015

iBlogMarket

Dealoka Testimonial

Selasa, 25 November 2014

Jaringan Baru Super Internet Cepat bagi Pengembangan Industri Kreatif...

Yup...

Beberapa hari yang lalu tepatnya hari Rabu, 26 November 2014 di Kantor Pusat PT Indosat, Tbk yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat 21 saya hadir dalam acara dengan tema "Icip-icip Jaringan Baru 4G-LTE"... Diacara tersebut kami yang hadir dapat mencoba kecepatan yang akan diberikan oleh Jaringan Baru 4G-LTE dari Indosat yang dipancarkan oleh sebuah BTS Ericsson… BTS Ericsson tersebut dilengkapi dengan dua buah perangkat yang dapat bekerja pada jaringan 900 Mhz dan 1800 Mhz…

Beberapa tipe Smartphone kita uji coba, diantaranya Sony Experia Z2, Sony Experia Z3, HTC One M8, Samsung Galaxy S5, Blackberry Passport, Blackberry Z10, Blackberry Z30 dan Lumia 535... Sungguh sesuatu yang sangat menggembirakan kami dapat mencatatkan kecepatan download hingga 85 mbps sampai dengan 95 mbps…

Diacara tersebut juga beberapa orang peserta mendapatkan kartu perdana untuk 4G-LTE untuk pelaksanaan uji coba…  


Keesokan harinya, saya mencoba untuk mengetahui kecepatan jaringan internet di lokasi rumah saya, dan saya mendapatkan hasil seperti gambar dibawah ini...


Tapi sayangnya saya hanya memdapatkan kecepatan tersebut hanya pada hari itu... Setelah itu jaringan internet di lokasi rumah saya kembali seperti sediakala.. Saya mencoba melihat kecepatan jaringan internet dari 2 buah smartphone yang berbeda dengan menggunakan SIM Card yang sama...

Hasilnya adalah sebagai berikut...


Keduanya saya ambil dari Smartphone dengan prosesor MediaTek (MTK)


Dua hasil terakhir saya ambil dari Smartphone dengan prosesor Texas Instrument (TI)

"Ternyata hasilnya berbeda... "
Dan dari hasil akhir tersebut saya menyimpulkan sebagai berikut :

  • Smartphone dengan prosesor Texas Instrument mendapatkan jaringan internet UMTS, sedangkan smartpone dengan prosesor MediaTek mendapatkan jaringan internet HSPA+
  • Smartphone dengan prosesor Texas Instrument lebih cepat dalam mengakses GPS Location dibandingkan dengan smartphone dengan prosesor MediaTek
Untuk membantu mempercepat akses GPS Location pada smartphone yang menggunakan prosesor MediaTek dapat di install dari Google Play aplikasi FasterGPS dan aplikasi GPS Test...
Sedikit tips dan trick untuk optimalisasi perangkat smartphone dalam memaksimalkan jaringan internet khususnya layanan data dari Indosat guna mendapatkan kenyamanan dalam berselancar di dunia maya adalah sebagai berikut :
  • Setting smartphone pada Jaringan Network di 3G Only
  • Pilih Paket Data yang sesuai dengan kebutuhan dan menyediakan akses gratis ke SuperWiFi Indosat
  • Manfaatkan jaringan SuperWiFi Indosat yang tersedia

Apabila Jaringan Baru 4G-LTE Internet Cepat up-to 185Mbps telah dapat direalisasikan… Langkah yang perlu dipersiapkan juga adalah penyediaan konten yang akan diakses oleh para pelanggan… Misalnya live streaming dari liga-liga sepakbola di Eropa…

Kemudahan pengaksesan konten music, video dan animasi yang tersedia, diharapkan akan menumbuh-kembangkan Industri Kreatif di Negara kita tercinta ini…






Rabu, 25 September 2013

Forum ICITY Sebagai Wadah Untuk Memupuk Semangat Dari Kearifan Lokal dan Mengembangkan Industri Kreatif...

Yup...

Sudah lama saya tidak pernah lagi menulis di blog pribadi saya ini... Kesibukan sehari-hari yang saya jalani membuat saya tak lagi memiliki waktu luang untuk meng-update blog ini... Samapi akhirnya pada suatu hari saya membaca sebuah thread di Forum ICITY yang berjudul #ICITY1stAnniversary: ICITY Blog Competition...



Keinginan untuk menulis kembali di blog pribadi saya timbul kembali... Apalagi ada beberapa tema yang dapat di pilih... Dan akhirnya saya memilih salah satu diantaranya...

Indosat sebagai salah satu penyedia layanan seluler di Indonesia memiliki keinginan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui keterlibatan komunitas... Untuk itulah bekerja sama dengan Lithium membentuk Forum ICTY ini... 

Pada awalnya Forum ini diuji cobakan kepada beberapa anggota komunitas-komunitas yang ada di Indosat secara terbatas... Penulis sendiri sudah bergabung sejak 05 Juli 2012... Jauh sebelum Forum ini diperkenalkan secara resmi pada tanggal 12 September 2012... Yang pada saat itu masih bernama Forum Ngobrol Bareng...

Forum ICITY ini merupakan sebuah platform yang terintergrasi untuk mendukung pelayanan pelanggan Indosat... Komunitas-komunitas pelanggan dengan minat khusus yang berbeda misalnya penggemar klub sepakbola Barcelona, pengguna smartphone android, pengguna smartphone blackberry, klub pengguna mobil ERTIGA dan lain sebagainya dapat saling bertukar ide-ide dan solusi untuk pertanyaan yang paling sering ditanyakan dari perangkat yang digunakan dan solusi terhadap sebuah permasalahan dalam penggunaannya...

Dibentuknya sebuah divisi manajemen komunitas yang berdedikasi untuk memimpin dan memfasilitasi transformasi merek dagang dan dukungan yang fokus melalui Crowdsourcing dan Crouwdsolution...  Membuat Forum ICITY sampai sejauh ini telah memiliki lebih dari 7.700 anggota, 40.700 posting, lebih dari 2,1 juta tampilan halaman dan 640 pertanyaan yang telah menerima resolusi atau jawaban dari para anggota komunitas... 

Selain hal tersebut Forum ICITY juga terintegritas dengan 3 buah Facebook Apps Indosat dan akun Twitter-nya... Promosi melalui livetweet #GakGaptek dan #ForumICITY memberikan 1.998.479 tayangan untuk 399.649 akun Twitter, yang konten-nya terkait dengan Forum ICITY...

Sebagai suatu wadah Solusi Komunitas yang dapat dikatakan sangat berhasil, Forum ICITY juga memiliki kelebihan lainnya yang kadang tidak kita sadari... Salah satunya adalah Forum ICITY ini dapat juga merupakan wadah untuk memupuk semangat dari kearifan lokal yang kita miliki...

Forum Lounge dan Kenalan Yuk! dapat mencerminkan Silaturahmi dan sifat Ramah-Tamah yang merupakan salah satu dari kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia... Dikedua threads tersebut para anggota Forum ICITY dapat saling mengenal agar menjadi lebih akrab lagi... Yang pada akhirnya sangat bermanfaat untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman dan masukan terutama dalam mengisi 2 (dua) buah threads dibawah ini...

Bank Solusi Komunitas dan Forum Feedback dapat mencerminkan semangat Gotong Royong yang juga merupakan salah satu dari kearifan lokal yang dapat kita implementasikan dengan bergabung di Forum ICITY ini...

Karena alasan tersebut diataslah, maka saya memberikan judul "FORUM ICITY Sebagai Wadah Untuk Memupuk Semangat Dari Kearifan Lokal"... Kita dapat ber-silaturahmi dan menunjukan sifat Ramah-Tamah serta semangat Gotong Royong dalam suatu wadah yang menyenangkan... Ketiga hal tersebut yang merupakan Semangat Dari Kearifan Lokal dapat tercipta dan semakin tertanam dalam jiwa... 

Sedangkan phrase berikutnya dari judul diatas "dan Mengembangkan Industri Kreatif..." dapat saya ambilkan contoh dari sebuah threads yang berjudul "ajar Buat Aplikasi BlackBerry Dalam 10 Menit dan Tanpa Perlu Koding !"... Berdasarkan postingan dari seorang anggota Forum ICITY tersebut saya mencoba untuk menampilkan blog pribadi saya ini pada Blackberry Z10 yang saya miliki...

Saya mencoba mengikuti petunjuk dari threads tersebut untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat berjalan pada Blackberry Z10... Dan ternyata berhasil... Jika ada yang berkenan aplikasi buatan saya tersebut dapat diunduh dari appWorld Blackberry...

Gambar-gambar dibawah ini, menunjukan proses pembuatan aplikasi "Menuju Negeri Impian..."...

Memerlukan 2 kali revisi agar dapat disetujui untuk dapat ditampilkan di appWorld Blackberry seperti terlihat pada gambar dibawah ini :



Setelah melalui 2 kali revisi, akhirnya aplikasi yang saya buat dapat ditampilkan di appWorld Blackberry...



Setelah disetujui, tentunya aplikasi saya tersebut dapat di "Search" di appWorld Blackberry dan didownload tentunya...





Beginilah tampilannya setelah didownload pada Blackberry Z10...









Yup...

Membuat sebuah aplikasi dan mendaftarkannya ke appWorld Blackberry, kemudian mendownload dan menginstall pada sebuah Blackberry Z10 sudah dapat saya lakukan hanya dengan bergabung dii Forum yang luar biasa ini...

Bayangan akan kemajuan Industri Kreatif di negeri kita akan dapat berkembang dengan baik, jika setiap anggota mau berbagi ilmu dan pengalamannya... Yang semuanya dapat terwadahi dengan baik dalam Forum ICITY...

Dan saya anjurkan pula kepada semua pembaca blog saya ini, untuk dapat ikut bergabung ke dalam Forum ICITY... 


[Statistics: Pages: 7, Words count : 688, Characters (no spaces) : 4.385, Characters (with spaces) : 5,066}


Selasa, 26 Februari 2013

Gadget Impian yang Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Indonesia...

Yup...

Keinginan untuk memiliki sebuah Blackberry 10 Z10, berawal dari beberapa waktu yang lalu diakhir bulan Mei 2012... Sebuah email dari milis para pengguna Blackberry memberitakan bahwa pendaftaran untuk acara "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta" sudah dibuka dan tersedia untuk 150 orang peserta... Setelah membaca email tersebut, penulis langsung menuju situs yang ditunjukan didalam email tersebut... Tetapi ternyata pendaftaran sudah ditutup, karena sudah memenuhi kuota untuk 150 orang peserta... 

Tetapi kekecewaan penulis rupanya tidak berlangsung lama... Beberapa hari kemudian, sebuah email dari milis yang sama memberitahukan bahwa pendafataran untuk acara tersebut dibuka kembali... Karena pihak Research In Motion (RIM) menambahkan kuota peserta menjadi 300 orang... Langsung penulis mendaftarkan diri... Beberapa hari kemudain, sebuah email konfirmasi pendaftaran penulis terima...

Masih beberapa minggu lagi acara yang rencananya pada waktu itu akan dilaksanakan pada tanggal 10 July 2012... Dalam masa-masa penantian tersebut, penulis banyak membaca mengenai "bocoran-bocoran" baik yang resmi maupun tidak resmi mengenai Blackberry 10... Semakin banyak materi yang penulis baca, semakin membuncah keinginan untuk memiliki Blackberry 10...

Akhirnya... Saat yang dinanti-nantikan tiba juga... Selasa, 10 Juli 2012 tepat pukul 07:30 setengah jam sebelum registrasi ulang peserta dimulai, penulis sudah sampai di lokasi tempat berlangsungnya acara "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta" yaitu JW Marriot Hotel, Mega Kuningan...

Setelah melakukan registrasi ulang dan mendapatkan 'name-tag' sambil menunggu selesainya proses registrasi ulang dari 300 orang peserta... 'Light Breakfast' tersedia untuk dinikmati seluruh peserta yang hadir... Selama menikmati hidangan sarapan pagi tersebut, penulis mengamati banyak pengembang aplikasi mobile hadir diacara tersebut... Baik dari IDBerry maupun dari BBDevID, yang wajah-wajahnya sangat penulis kenali karena ketenarannya... Tetapi tentu saja mereka tidak mengenal penulis... Bahkan beberapa kelompok komunitas startup regional... Seperti Fowab dari Bandung, Bancakan dari Yogyakarta, Rotifresh dari Semarang dan Stasion dari Malang juga terlihat hadir diantara peserta...


Dari komunitas pengembang aplikasi mobile seperti IDBerry dan BBDevID dan komunitas stratup regional seperti FowabBancakanRotifresh dan Stasion-lah kita banyak berharap akan semakin majunya Industri Kreatif Indonesia...

Acara diawali dengan 'opening welcome address' yang disampaikan oleh Mr. Hasting Singh, yang merupakan Managing Director untuk South Asia dari RIM... Dilanjutkan dengan sambutan singkat dari wakil Menkominfo bapak Djoko Agung...

Acara kemudian berlanjut dengan penayangan video yang menampilkan Alec Saunders, Martyn Mallick, dan Chris Smith menyanyikan "Waiting Is the Hardest Part" yang tentu saja terjemahan ke bahasa Indonesia dari lirik lagu juga terlihat dilayar.. Ditengah penayangan video tersebut Alec Saunders naik keatas panggung dan melakukan hal yang paling ia sukai : menghancurkan mitos-mitos negatif tentang Blackberry 10... Aura kegembiaraan terasa semakin meningkat...

Acara dilanjutkan oleh Sarim Aziz, Team Lead of Developer Relations untuk Asia Pacific, berbicara tentang pengalaman yang akan didapatkan oleh pengguna bersama BlackBerry 10... Dia menjelaskan tentang pengalaman sinematik dan penekanan saat-saat yang mempesona dalam 'Application Flow'  dari BlackBerry 10...

Setelah itu, acara yang paling ditunggu-tunggu oleh para pengembang aplikasi mobile ditampilkan... Mulai dari kemudahan pembuatan aplikasi menggunakan Cascade dan HTML 5 yang merupakan metoda pengembangan aplikasi secara cross-platform dengan menggunakan framework dari bbUI...

Dengan banyaknya kemudahan yang didapat oleh para pengambang aplikasii mobile, maka semakian yakin penulis bahwa Industri Kreatif Indonesia akan semakin berkembang... Demo dan presentasi yang disampaikan oleh pengembang aplikasi mobile dari luar dan dalam negeri, silih berganti ditampilkan di atas panggung utama "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta"... Bahkan seorang pengembang aplikassi mobile dari "Tanoshii Studio", Oscar Kurniawan menampilkan sebuah aplikasi yang di porting dari sebuah aplikasi yang berjalan di Symbian S60 menjadi sebuah aplikasi yang dapat berjalan di Blackberry 10... Aplikasi game Room of Disaster menjadi sangat mudah dan hanya memerlukan sedikit waktu untuk di porting agar dapat berjalan di Blackberry 10, karena adanya dukungan bahasa pemrograman Qt dan C++...

Acara "Blackberry 10 Jam World Tour - Jakarta" diakhiri dengan pembagian gadget Blackberry 10 Dev Alpha bagi para peserta yang pada sudut kiri bawah 'name-tag'-nya tercetak huruf "Q"... Dan Alhamdulillah, penulis merupakan salah seorang peserta yang berhak untuk menerimanya...

Sejalan dengan perjalanan waktu, semakin banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat oleh para pengembang aplikasi mobile dari Indonesia tersedia di Blackberry World... Dan tetap harus semakin banyak dari waktu ke waktu tentunya, agar Industri Kreatif Indonesia menjadi semakin maju dan berkembang... 

Gadget Blackberry 10 Dev Alpha yang penulis dapatkan merupakan versi yang hanya dapat digunakan untuk membantu dalam pengembangan sebuah aplikasi mobile...  Hanya ada tiga buah aplikasi yang terinstall yang dapat digunakan yaitu sebuah browser HTML 5, aplikasi Blackberry World dan aplikasi kamera... Seiring berjalannya waktu, pihak RIM memberikan Software Upgrade terhadap Blackberry  10 Dev Alpha tersebut... Sampai upgrade yang terakhir yang dapat dikatakan mendekati sempurna... Antara lain adalah sudah berfungsinya fitur Blackberry Hub, fitur untuk menelpon dan fitur untuk mengirim SMS... 

Bersamaan dengan hal tersebut semakin terpatri keinginan pada diri penulis untuk memiliki gadget impian ini, yaitu Blackberry 10... Fitur-fitur andalan yang sangat penulis sukai adalah : 
  1. Blackberry Hub
  2. Tidak memerlukan BIS/BES, cukup koneksi data saja
  3. Blackberry Keyboard
  4. Blackberry Remember yang terintegrasi dengan aplikasi Evernote
  5. Web Browser yang cepat dan mendukung HTML 5
  6. Application Manager/Active thumbnails di home-screen
  7. Document To Go yang terintegrasii (tidak perlu membeli lagi) dan Print To Go
  8. Resolusi layar yang tinggi
  9. HDMI out, MicroSD slot dan kapasitas baterei yang besar dan dapat dilepas
  10. Blackberry Protect
Menjelang peluncuran Blackberry 10 di Indonesia, Indosat sebagai penyedia jasa layanan selular terbesar di Indonesia juga turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan Industri Kreatif Indonesia... Diantaranya melalui lomba penulisan Blog, lomba pembuatan video dan pembuatan themes untuk Blackberry 10 yang ditujukan kepada para pengembang aplikasi mobile...

Semoga langkah-langkah yang dilakukan oleh Indosat bekerja sama dengan komunitas pengembang aplikasi mobile terutama IDBerry terus akan berlanjut... Sehingga Industri Kreatif Indonesia akan semakin berkembang dan maju... Yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia...










Rabu, 04 Maret 2009

Industri Kreatif di Indonesia...

Jarum jam menunjukkan pukul 16 lebih 23 menit, dan saya sudah menghabiskan Djarum Black yang ketiga. Tetapi saya masih belum bisa memutuskan, untuk datang ke pertemuan Fresh di Salihara atau Mobile Monday di Belaggio. Kedua acara ini sangat menarik minat saya, keduanyan selalu membahas Industri Kreatif dengan cara yang sangat memikat. Tetapi sayangnya pada bulan Februari 2009 ini diadakan pada saat yang bersamaan, di tempat yang berbeda.

Akhirnya jam pulang kantorpun tiba, dan saya memutuskan untuk datang ke pertemuan Mobile Monday. Dengan alasan, ada seorang pembicara dari TELKOM Bandung dan sebagai pekerja di sbuah perusahaan yang tergabung dengan TELKOM Group tentu saya tidak akan melewatkan kesempatan untuk berjumpa dengan beliau.

Rabu, 18 Februari 2009

Keramah-tamahan rakyat menyambut orang Rohingya...

Seorang kepala keluarga Rohingya yang berasal dari Myanmar dan Bangladesh menuturkan, suku Rohingya hanya boleh menjadi petani, nelayan, atau penebang kayu di hutan. Selain itu mereka boleh menjadi guru bagi sesama sukunya saja. Untuk itupun mereka dilarang sekolah ke tingkatan yang tinggi. Padahal dia harus membiayai keluarganya yang terdiri dari istri dan ketiga anaknya. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk bekerja ke Thailand. Di Thailand dia menjadi seorang pekerja kasar di sebuah pabrik roti.

Tetapi hal itu hanya dapat bertahan selama 3 bulan, akhirnya dia ditangkap oleh aparat Thailand. Mereka yang tertangkap, dipukul dan disiksa oleh aparat Thailand. Yang bekas-bekasnya masih terlihat jelas ditubuh mereka hingga saat ini. Banyak cerita-cerita lainnya yang sangat mengerikan mereka terima selama ditahan di sebuah pulau di perairan Andaman.

Pada November 2008, pemerintah Thailand memutuskan untuk mengusir mereka dari pulau tersebut. Aparat Thailand menyiapkan 9 buah perahu tanpa mesin. Mereka dipaksa berjejalan masuk kedalam perahu. Sebuah perahu dapat terisi sampai 200 orang, membuat semuanya menjadi kurang leluasa karena terlalu berdesak-desakan. Untuk berdiripun mereka harus bergantian. Perahu-perahu tersebut kemudian diikat berjejer satu sama lain. Dalam satu ikatan ada yang mencapai 4 perahu. Setelah perahu-perahu tersebut terikat, mereka di tarik dengan sebuah kapal ke tangah laut, untuk kemudian dilepaskan di tengah laut yang luas. Perhau-perahu tersebut di tarik selama 3 hari ke tengah laut. Berlayar sejauh mungkin dari wilayah Thailand dan membiarkan orang-orang Rohingya menjadi masalah buat negara-negara lain tempat mereka terdampar. Perbekalan yang mereka dapatkan hanya sedikit nasi dan satu liter air untuk setiap orang.

Beruntunglah sebagaian dari mereka terdampar di Kecamatan Idi Rayeuk, Privinsi Nangroe Aceh Darussalam. Sebagai sesama Muslim, orang-orang Rohingya percaya mereka akan diperlakukan dengan lebih manusiawi. Camat Idi Rayeuk bapak Irfan Kamal beserta seluruh warganya, menyambut orang-orang Rohingya tersebut dengan keramah-tamahan yang menjadi ciri khas negeri kita yang tercinta ini.
"Penduduk merasa iba, mereka seolah ikut mengalamai penderitaan orang Rohingya,".


Setelah terkatung-katung selama 22 hari tanpa bekal makanan dan minuman yang cukup, luka mereka bertambah parah karena mereka menderita dehidrasi. Luka itu akan bertambah parahlagi, jika pemerintah Indonesia juga memulangkan mereka kembali ke negara asalnya. Para pengungsi itu terdiam dan memelas, karena penderitaan selama 22 hari meregang nyawa di laut seolah tak berarti apa-apa. Mereka berpikir kenapa dulu manusia perahu Vietnam diberi tempat penampungan yang layak di pulau Galang dan diperhatikan UNHCR, tidak bisa mereka dapatkan sekarang.

Pemerintah Indonesia melalui Departemen Luar Negeri, menyatakan pemberian status sebagai pengungsi masih menunggu keputusan UNHCR (Kimisi Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi).
Padahal rakyat di Idi Rayeuk dan Camat Idi Rayeuk beserta jajaran dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idi Rayeuk telah dan masih dapat menunjukkan keramah-tamahan yang menjadi ciri khas bangsa ini kepada orang Rohingya.