Senin, 09 Februari 2009

"Internet Sehat"... Menyatukan semua komponen bangsa...

Sebuah undangan yang sangat menarik dari sebuah group di facebook saya terima siang itu, yang langsung saya reply dengan "Akan Hadir". Mengingat anggota group tersebut berjumlah ratusan orang, sedangkan kuota undangan hanya berjumlah 50 orang.


Karena lokasi tempat diadakan acara tidak dapat menampung semua anggota, maka panitia menetapkan hanya akan memberikan konfirmasi kepada 50 orang pertama yang melakukan konfirmasi kehadirannya atas undangan tersebut pada pukul 18:00 WIB. Beruntung, 46 menit sesudah pukul 18:00 WIB, saya menerima konfirmasi dari panitia.

Acara tersebut adalah "Internet Sehat Community Gathering" yang pertama, Jum'at 6 Februari 2009, 18:30 WIB - 20:30 WIB, di Warung Daun Resto, Jl Pakubuwono VI No. 10, Jakarta Selatan.

Sehingga sore itu, 15 menit sebelum acara berlangsung saya sudah berada di lokasi. Suasana tempat parkir masih agak kosong. Saya sempat menunggu beberapa saat, sebelum masuk ke dalam ruangan dimana acara tersebut di adakan. Tetapi setelah beberapa saat, tidak ada seorangpun yang datang, akhirnya saya memutuskan untuk memasuki ruangan.

Setelah pintu masuk, saya di sambut oleh 2 orang penerima tamu. Setelah menuliskan alamat email, no telpon genggam dan paraf di buku tamu, saya menerima sebuah "goody bag" yang berisi sebuah kaos kampanye "Be WWW (Wise While Wonline)!", CD materi Internet Sehat, dan buku Internet Sehat. Selain itu, saya juga diminta untuk memberikan paraf/tanda tangan di sebuah kaos kampanye yang ada di atas meja registrasi.

Onno W. Purbo dengan lugas melempar pertanyaan, banyolan hingga ledekan kepada sekitar 50-an peserta yang hadir. Sepertinya panitia telah menyiapkan agar acara berjalan dengan cair dan informal, tidak ada materi presentasi, tidak ada pembicara utama, dan lain-lain. Semua boleh bicara, semua boleh menanggapi, semua boleh tertawa. Padahal acara tersebut dihadiri oleh hampir semua komponen bangsa, beberapa orang mewakili pemerintah, dalam hal ini kantor Menkominfo dan Menristek, adapula yang mewakili pengusaha misalnya wakil dari MUGEN, ISP, operator telko (TELKOM dan Excelcomindo), dan pengelola warnet yang lengkap dengan asosiasinya, yaitu AWARI. Adapula wakil dari jurnalis misalnya bapak Soegiharto Santoso yang lebih dikenal sebagai Mr. Hoky (BISKOM - Majalah Mitra Komunitas Telematika), jurnalis dari Group Tempo, tidak ketinggalan adalah jurnalis dari media-online, Donny BU yang juga adalah penggagas dari acara ini. Kalangan akademis di wakili oleh bapak Chandra Wibowo Widhianto, Coordiantor Bunda Mulia Center for Entrepreneurship (BMCE) dari Universitas Bunda Mulia, juga ada seorang pengajar TIK di sebuah sekolah menengah di Jakarta. Tidak ketinggalan pula beberapa orang yang mewakili pada blogger, diantaranya adalah "Bapak Blogger Indonesia", Enda Nasution. Dan tentu saja, saya yang mewakili rakyat biasa.

Pada akhir acara dapat ditarik sebuah kesimpulan bersama diantara seluruh "komponen bangsa" yang hadir dan beragam itu,

"Internet haruslah menjadi tempat yang aman, nyaman dan bermanfaat bagi penggunanya“, khususnya bagi anak, siswa, keluarga dan pendidikan.


Berkat "Internet Sehat", apa yang tercantum pada sila ke 4 di lambang negara tercinta kita ini dapat terwujud, "Musyawarah untuk Mufakat".